Lampu Merah Marah-Marah
![]() |
| piknikdong.com |
Semua orang marah-marah, memaki lampu merah yang lambat detiknya.Sumpah serapah dilemparkan dari mulutnya, sampai Kudanil yang besar bisa keluar
dari kerongkongannya, yang tertawa hanya pedagang rokok dipinggir trotoar
jalan, sambil dihisap rokoknya dia menggumamkan kebingungan pada mahluk yang
marah tadi.
Motor dan mobil semua bising, klakson bersahutan. Ramai sampai
teriak teriak kalau mau bicara,lampu merah itu masih dengan malas menggulirkan
angkanya, hanya aku yang santai bermain harmonica dibawah tiang lampu yang tak
mengerti apa yang dimau mahluk pemarah itu.
Sampai lampu hijau tak sabar juga menunggu giliran menyala,
aku rasa semua orang ingin melempari batu si lampu merah. “Akhirnya hijau!”
teriak sopir bus itu, diinjaknya pedal gas bus tua itu.
Yang dibelakang serobot menyerobot, kanan, kiri menyalip. Spion
bersentuhan, knalpot bersahutan, mungkin dirumah ada makanan enak hari itu
sehingga semua buru-buru.
Sampai belum lama lampu hijau itu menyala mobil dan motor
itu berhenti. Suaranya keras sekali “Duaaaarrrr…!” aku lihat seorang kakek yang
ditabrak bus tua tadi. Pelan pelan dia terbang keangkasa kepergiannya diiringi
suara klakson dan knalpot. Orang yang marah-marah jadi diam, jalan pelan pelan
melihat kakek yang tak jadi menghantar paket orang yang memesannya.

Ceritanya bikin flashfiction nih ya ☺
BalasHapusbelajar yang singkat singkat dulu om
Hapus